Treatment rayap

TERMITE CONTROL

Pengendalian rayap

METODE PENGENDALIAN RAYAP

Salah satu metode pengendalian rayap pada bangunan pasca kontruksi adalah dengan menciptakan semacam penghalang kimiawi (chemical barrier) di sekeliling bangunan. Metode ini dihasilkan dengan melakukan injeksi di sekeliling bangunan.
Termittisida yang digunakan mengandung bahan aktif Imidakloprid, bahan yang tidak berbau dan sangat efektif membasmi rayap. Ketika diaplikasikan ke dalam tanah, rayap tidak bisa mendeteksi keberadaan penghalang kimiawi sehingga akan melewatinya untuk selanjutnya akan mati.

Termittisida juga akan ditransfer melalui interaksi sosial dalam koloni dan juga karena kanibalisme yang terjadi dalam koloni rayap.

Kami memberikan garansi sampai 3 tahun untuk metode ini.

Rayap merupakan hama yang dapat merusak struktur kayu di rumah/gedung. Rayap yang relatif berukuran kecil menimbulkan kerugian ekonomis hingga 250 miliar rupiah setiap tahunnya di Indonesia. Selain populasinya yang tinggi, rayap memiliki daya jelajah yang cukup luas. Sementara itu kayu Indonesia memiliki kelemahan yakni tingkat keawetan rendah yang mencapai angka 75-80 persen.

Pengendalian rayap dapat dilakukan dengan metode penghalang kimiawi (chemical barrier) menggunakan termitisida yang diaplikasikan dengan penyemprotan (spraying) terhadap tanah pada bangunan belum jadi (Pra Konstruksi). Untuk bangunan yang sudah jadi (Pasca Konstruksi) dilakukan metode Injeksi (TFP) dengan melakukan pengeboran serta penginjeksian obat anti rayap disisi tembok pada bangunan yang sudah jadi. Selain itu ada metode pengumpanan (baiting). Umpan rayap dipasang di area yang terinfestasi hama rayap, yakni didalam bangunan dan didalam tanah sekitar bangunan.

Metode SITE PRE TREATMENT (SPT)

Metode Site Pre Treatment (SPT) dilakukan dengan melakukan penyemprotan terhadap lahan pada bangunan belum jadi. Biasanya, penyemprotan dilakukan dalam 3 (tiga) tahap. Larutan termittisida yang mengandung bahan aktif Imidakloprid akan membentuk cairan kimia penghalang didalam tanah sehingga rayap yang melewatinya akan mati pada saat pergantian kulit. Garansi yang diberikan sampai 5 (lima) tahun).

Teknisi melakukan spraying pada pondasi bangunan pra konstruksi
Spraying pada permukaan tanah setelah tanah diratakan dan dipadatkan dengan dosis 5 liter/ m2
Terhadap kayu rangka atap rumah/gedung akan dilakukan penyemprotan larutan obat anti rayap pada permukaan kayu tersebut

Metode TERMITES FULL PROOFING (INJEKSI)

Metode Injeksi (TFP) adalah metode pengendalian rayap secara menyeluruh pada bangunan yang sudah berdiri dengan cara memberikan penghalang kimiawi pada tanah dan kayu yang ada di dalam bangunan tersebut.
Cara tersebut dilakukan dengan melakukan pengeboran di sekitar tembok didalam dan luar bangunan. Setelah itu ke dalam lubang tersebut disuntikkan larutan obat anti rayap bertekanan tinggi sehingga obat tersebut dapat melapisi tanah di sisi pondasi. Chemical yang dipakai untuk pengendalian rayap ini dengan bahan aktif Imidacloprid 200 gr/lt dengan konsentrasi 0,25%.

Teknisi melakukan pengeboran di sisi tembok dalam bangunan
Termittisida dimasukkan ke dalam tanah. Lubang tersebut akan ditutup kembali dengan semen yang warnanya serupa dengan sambungan keramik/ubin

Teknisi melakukan spraying (penyemprotan) pada bagian dalam bangunan.

Metode PENGUMPANAN (TERMITE BAITING SYSTEM atau TBS)

Sistem pengumpanan (baiting system) merupakan teknologi ramah lingkungan untuk mengendalikan rayap karena tidak menggunakan racun dan dapat membasmi secara tuntas seluruh koloni rayap. Pengumpanan dilakukan dengan menggunakan umpan rayap Sentricon yang mengandung bahan aktif Hexaflumuron. Bahan aktif ini akan menghentikan proses pergantian kulit (moulting) sehingga rayap tidak dapat bertahan hidup karena tubuhnya mengalami kekeringan. Rayap mempunyai perilaku hidup saling menyuapi (Tropalaksis) sehingga tanpa disengaja umpan Sentricon akan masuk ke tubuh rayap yang lainnya dan akhirnya seluruh koloni akan mati.

Pemasangan Umpan Sentricon IG (In- ground Stations)

Umpan Sentricon IG dimasukkan ke dalam tanah sekitar bangunan yang terinfestasi hama rayap.

Pemasangan Umpan Sentricon RAG

Sentrikon-RAG dipasang didalam bangunan yang terinfestasi hama rayap.

CHEMICAL BARRIER

bahan aktif yang digunakan adalah Imidakloprid

Penghalang kimiawi (chemical barrier) didalam tanah di sekitar bangunan sangat efektif membasmi rayap. Penghalang kimiawi dihasilkan dengan metode Injeksi (TFP).

Sentricon Eliminate System

  1. Umpan rayap dibawa ke dalam tanah untuk diproses oleh ratu
  2. Umpan Sentricon diproses oleh ratu rayap menjadi makanan bagi seluruh koloni